Memaknai Nilai-Nilai Desa Patoman Sebagai Desa Kebangsaan di Kabupaten Banyuwangi

Authors

  • Safira Afifah Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
  • Alisa Febiyanti Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
  • Sahru Romadloni Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.62734/jurnalpuspaka.v1i2.309

Keywords:

Nilai, Desa Kebangsaan, Banyuwangi, Desa Patoman

Abstract

Konsep desa kebangsaan telah menjadi sorotan dalam upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menjadikan Desa Patoman sebagai salah satu desa kebangsaan di Indonesia. Dengan keragaman agama, etnis, dan budaya yang tinggi, Desa Patoman memiliki potensi besar sebagai model bagi desa-desa lain dalam mewujudkan keberagaman dalam bingkai persatuan. desa kebangsaan serta implikasi kebijakan yang diperlukan untuk mengembangkan desa-desa serupa. Adanya desa kebangsaan bukan sekedar suatu desa yang publikasikan, identifikasi munculnya desa patoman sebagai desa kebangsaan perlu dilakukan. Tentu hal ini menjadi penting sebagai referesi untuk mengatur desa yang memiliki ciri mengahargai keberagaman dan perbedaan untuk ditetapkan sebagai desa kebangsaan. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang karakteristik desa kebangsaan serta implikasi kebijakan yang diperlukan untuk mengembangkan desa-desa serupa.

References

Achmad, Z. A., Aditama, R. W., & Omega, E. W. (2022). Construction of Indonesian Local Wisdom and Tradition in “Delivery Sustainable Tourism” Advertising. In Josar (Journal of Students Academic Research). https://doi.org/10.35457/josar.v8i1.2118

Ashifa, W. A. N., Nabilah, A., Fauziah, A., Sharon, R. S., & Muvid, M. B. (2022). Konsep Pendidikan Multikultural Berbasis Islam Dan Peranannya Terhadap Persatuan Indonesia. In Fatawa Jurnal Pendidikan Agama Islam. https://doi.org/10.37812/fatawa.v2i2.454

Hosaini, H., & Samsudi, W. (2020). Menakar Moderatisme antar Umat Beragama di Desa Wisata Kebangsaan. Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman. https://doi.org/10.36835/edukais.2020.4.1.1-10

Kanom, K., Aprilia, N. I., & Cardias, E. R. (2023). STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT MELALUI KEARIFAN LOKAL DI DESA PATOMAN, BANYUWANGI. Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 4(2), 79–90.

Nur, A. (2020). Etika Agama Nusantara: Studi Kritis Terhadap Pola Interaksi Masyarakat Desa Kebangsaan Situbondo. Empirisma: Jurnal Pemikiran Dan …, 15–28.

Nurgiansah, T. H. (2022). Pendidikan Pancasila Sebagai Upaya Membentuk Karakter Religius. In Jurnal Basicedu. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3481

Nurhayani, I., Sahiruddin, S., Junining, E., & Hamamah, H. (2022). The language use of the Balinese diaspora in Kampung Bali, Penganjuran, a multilingual village in Banyuwangi. Bahasa Dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, Dan Pengajarannya, 50(2), 152. https://doi.org/10.17977/um015v50i22022p152

Permana, B. I., & Mursidi, A. (2020). Patoman Sebagai Desa Kebangsaan Di Kabupaten Banyuwangi. Khazanah Pendidikan, 14(1), 161–172. https://doi.org/10.30595/jkp.v14i1.8472

Ronaldi, A., Subhan, A., & Zamhari, A. (2023). Indonesian Islam: History, Characteristics and Global Contribution. Islamika Inside Jurnal Keislaman Dan Humaniora, 9(1), 100–120. https://doi.org/10.35719/islamikainside.v9i1.213

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2nd ed.). CV Alfabeta.

Suradi, A., Kenedi, J., & Surahman, B. (2020). Religious Tolerance in Multicultural Communities: Towards a Comprehensive Approach in Handling Social Conflict. In Udayana Journal of Law and Culture. https://doi.org/10.24843/ujlc.2020.v04.i02.p06

Suri, D., & Chandra, D. (2021). Teacher’s Strategy for Implementing Multiculturalism Education Based on Local Cultural Values and Character Building for Early Childhood Education. In Journal of Ethnic and Cultural Studies. https://doi.org/10.29333/ejecs/937

Thahir, A. (2023). The Need for a Comprehensive Approach: Integrating Multiculturalism and National Identity in Indonesian Education. British Journal of Philosophy Sociology and History, 3(1), 6–11. https://doi.org/10.32996/pjpsh.2023.3.1.3

Windiardani, W., Permana, B. I., & Mursidi, A. (2019). Studi Deskriptif Tentang Pengembangan Desa. 4(1), 13–19.

Wulandari, W. R. (2023). Why Indonesian Islam Is Important in the Entrenchment of Women’s Rights? In Journal of Indonesian Islam. https://doi.org/10.15642/jiis.2023.17.1.169-188

Yudiana, I. K. & S. R. (2024). Analisis Latar Belakang Kerukunan Antar Umat Beragama di Desa Kebangsaan Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Sangkala, Vol 3 No 2(3), 34–47. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.62734/js.v3i1.204

Yudiana, I. K. Y., & Romadloni, S. R. (2024). ANALISIS LATAR BELAKANG KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA. Jurnal Sangkala, 3(1), 34–37.

Downloads

Published

2025-03-07 — Updated on 2025-03-07

How to Cite

Afifah, S., Febiyanti, A., & Romadloni, S. (2025). Memaknai Nilai-Nilai Desa Patoman Sebagai Desa Kebangsaan di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pusat Studi Pancasila Dan Kebijakan, 1(2), 84–93. https://doi.org/10.62734/jurnalpuspaka.v1i2.309