KOMBINASI PERLAKUAN KONSENTRASI 2,4-D DENGAN AIR KELAPA TERHADAP PERKEMBANGAN EKSPLAN PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum L.)

Authors

  • Cincin Arabia
  • Fathurrahman
  • Khoirul Barriyah

Abstract

Penyediaan bibit pisang ambon dalam jumlah banyak merupakan masalah utama yang dihadapi para pembudidaya, karena perbanyakan dengan cara konvensional membutuhkan waktu yang lama. Metode kultur jaringan dapat digunakan sebagai salah satu perbanyakan tanaman secara cepat yang mampu ,menghasilkan bibit seragam dalam jumlah banyak. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh ZPT (zat pengatur tumbuh) 2,4-D dengan Air Kelapa terhadap pertumbuhan kalus Pisang Ambon (Musa paradisiaca var. sapientum L.). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi pada bulan Januari sampai April 2021. Penelitian ini menggunakan RAL dengan dua faktor, yaitu konsentrasi 2,4-D dan Air Kelapa dengan tiga kali ulangan dan uji DMRT. Parameter pengamatan pada penelitian ini antara lain waktu inisiasi kalus, umur muncul fenol, umur perubahan warna eksplan, presentase kultur yang kontaminasi atau jenis kontaminan, dan respon eksplan terhadap media inisiasi kalus. Waktu inisiasi kalus tercepat (42 hsk) diperoleh pada perlakuan A3B3 (2,4-D 3 mg/L dengan Air Kelapa 3 mg/L). Umur muncul fenol tercepat (10 hsk) diperoleh pada perlakuan A2B1 (2,4-D 2 mg/L dengan Air Kelapa 1 mg/L). Umur perubahan warna eksplan tercepat (27 hsk) diperoleh pada perlakuan A3B3 (2,4-D 3 mg/L dengan Air Kelapa 3 mg/L) dan A4B3 (2,4-D 4 mg/L dengan Air Kelapa 3 mg/L). Sedangkan presentase tumbuh kalus maksimal diperoleh pada semua perlakuan dengan penambahan 2,4-D dan Air Kelapa dengan presentase tumbuh sebesar 100%.

Published

2022-12-04

How to Cite

Cincin Arabia, Fathurrahman, & Khoirul Barriyah. (2022). KOMBINASI PERLAKUAN KONSENTRASI 2,4-D DENGAN AIR KELAPA TERHADAP PERKEMBANGAN EKSPLAN PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum L.). JOURNAL OF SUSTAINABLE AGRICULTURE AND FISHERIES, 3(1). Retrieved from https://jurnal.untag-banyuwangi.ac.id/index.php/josaf/article/view/6