PENGARUH PEMBERIAN BAP DAN NAA (IN-VITRO) TERHADAP PEMBENTUKAN Somatic embryogenesis TANAMAN ANGGREK (Dendrobium phalaenopsis)

Authors

  • Ayu Camelia Farisca universitas 17 agustus 1945 banyuwangi

Keywords:

anggrek, BAP, NAA

Abstract

Perbanyakan anggrek secara konvensional memakan waktu lama, hasil terbatas dan kemungkinan benih yang tumbuh tidak seragam. Metode kultur jaringan dapat digunakan sebagai salah satu perbanyakan tanaman secara cepat karena menghasilkan bibit yang seragam dalam jumlah banyak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui interaksi antara konsentrasi zat pengatur tumbuh BAP dengan NAA secara in vitro terhadap pembentukan Somatic embryogenesis tanaman Anggrek (Dendrobium phalaenopsis). Penelitian menggunakan RAL dengan dua faktor, yaitu konsentrasi BAP dan NAA dengan tiga kali ulangan dan uji DMRT. Perlakuan BAP yang terbaik pada keseluruhan perlakuan ditunjukkan oleh konsentrasi 3 ppm/100ml (B3). Pada jumlah tunas 28 hsk, 35 hsk, 42 hsk sebesar 5,45 helai; 49 hsk dan 56 hsk sebesar 5,67 helai. Jumlah 7 hsk dan 14 hsk sebesar 3,17 helai dan 3,92 helai. Jumlah daun 7 hsk dan 14 hsk sebesar 3,17 helai dan 3,92 helai. Parameter terbentuknya tunas saat berumur 7 sebesar 4,25 tunas terbentuk. 14 hsk, 21 hsk sebesar 5,50 tunas terbentuk. 28 hsk; 35 hsk dan 49 hsk sebesar 8,50 tunas terbentuk; 42 hsk sebesar 8,42 tunas terbentuk; 56 hsk sebesar 7,50 tunas terbentuk. Parameter eksplan hidup 56 hsk sebesar 5 eksplan hidup. Perlakuan NAA yang terbaik pada keseluruhan perlakuan ditunjukkan oleh 2,5 ppm/100ml (N4) pada terbentuknya kalus 28 hsk sebesar 8 tunas terbentuk. Pada tinggi tunas sebesar 3 cm umur 56 hsk, jumlah daun sebesai 5,11 helai umur 42 hsk. Pada jumlah tunas sebesar 5 tunas pada umur 56 hsk. Interaksi BAP dan NAA tidak menunjukkan hasil yang signifikan pada semua parameter pengamatan.

Published

2022-10-12

How to Cite

Camelia Farisca, A. (2022). PENGARUH PEMBERIAN BAP DAN NAA (IN-VITRO) TERHADAP PEMBENTUKAN Somatic embryogenesis TANAMAN ANGGREK (Dendrobium phalaenopsis). JOURNAL OF SUSTAINABLE AGRICULTURE AND FISHERIES, 3(1). Retrieved from http://jurnal.untag-banyuwangi.ac.id/index.php/josaf/article/view/7